Kabar Wisata

PAGELARAN SENI BUDAYA KABUPATEN TRENGGALEK TAMPIL MEMUKAU DI TMII JAKARTA.

Kabupaten Trenggalek melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menyuguhkan tampilan yang spektakuler dalam gelaran SENI BUDAYA DAERAH di Anjungan Jawa Timur Taman Mini Indonesia Indah – Jakarta yang dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Bupati Trenggalek, FORKOPIMDA dan Pejabat Lingkup Kabupaten Trenggalek serta IKAT se Jabodetabek, Minggu (7/7).

 

Kegiatan ini menyuguhkan tiga tarian diantaranya Tari Bedaya Estri sebagai Tari Pembuka, Tari Pangiket Sinongkel dan Drama Tari Sumilake Prahara Mustikaning Tumpuk yang menjadi sajian  khusus dalam pagelaran ini, yang menceritakan dahulu kala ada kepala rumah tangga yang bernama Romo Sentono yang dikaruniai dua orang anak yang bernama Barat Ketigo dan Joko Maruto.

Barat Ketigo meminta untuk dikawinkan. Mendengar permintaan anaknya, Romo Sentono berniat menemui teman lamanya Mbok Rondo Krandon yang memiliki anak perempuan bernama Anjar Anggraini.

Saat keduanya dipertemukan Barat Ketigo menolak, karena kondisi Anjar Anggraeni awut-awutan dan pincang karena terlalu lama duduk menenun. Waktu pernikahan sang adiklah yakni Joko Maruto yang menggantikan posisi kakaknya. Ketika Anjar Anggraini menjadi cantik  karena ketulusan cinta Joko Maruto, Barat Ketigo tidak terima dengan kejaian tersebut dan menancapkan keris ke pundak adiknya hingga meninggal.

Sesaat Barat Ketigo termenung dan merenungi kesalahannya lalu ia mencabut keris tersebut dan ditancapkan ke dadanya sendiri sampai meninggal. Jasad  kedua kakak adik ini tertumpuk dan menjadi awal mula tempat itu  dinamakan Desa Tumpuk.

Next article Kabupaten Trenggalek Turut Unjuk Seni di Festival Kebudayaan Yogyakarta Tahun 2019
Previous article INDONESIA CLIMBING FESTIVAL DI KABUPATEN TRENGGALEK

Related posts